Rabu, 04 Februari 2015

Diagram Venn


DIAGRAM VENN

Diagram Venn pertama kali diciptakan oleh John Venn (1824-1923), seorang matematikawan asal Inggris.

Diagram Venn digunakan untuk mendiskripsikan suatu himpunan. Dalam menggambar diagram Venn, harus memperhatikan syarat-syarat berikut. Berikut syarat-syaratnya:
John Venn

1.     Himpunan semesta berbentuk persegi panjang dengan huruf S di pojok kiri.
2.     Anggota yang termasuk dalam anggotaa suatu himpunan, berada di dalam lingkaran. Sedangkan yang tidak termasuk dalam himpunan berada di luar lingkaran / termasuk dalam himpunan semesta.
3.     Setiap angka / anggota yang ditulis diberi titik di depannya.

Berikut contoh diagram venn



bagian diagram venn

1.     IRISAN (INTERSECTION)

Irisandari A dan B adalah himpunan yang semua anggotanya merupakan anggota A dan B. Lambang dari irisan adalah 

Perhatikan himpunan berikut
A = {Devi, Ari, Andre, Indah}
B = {Jatu, Devi, Ari}

Devi dan Ari adalah anggota dari himpunan A dan B. Anggota yang sama adalah Devi dan Andre. Itu adalah irisan.

Jadi dapat disimpulkan bahwa :
AB = {Devi, Ari}
AB = {x|xA dan xB}


2.     GABUNGAN (UNION)

Gabungan A dan B adalah himpunan yang semua anggotanya merupakan anggota A atau B.Lambang dari gabungan adalah  U

Perhatikan himpunan berikut!
A = {Ani, Budi, Tuti, Ari}
B = {Tuti, Ari}

Disebut gabungan apabila anggotanya terdiri dari anggota himpunan A atau himpunan B atau kedua-duanya. Apabila ada anggotta yang sama cukup ditulis satu kali. Gabungan dari diagram Venn diatas adalah :
AUB = {Ani, Budi, Tuti, Ari,} 
AUB = {x|xA atau xB}


3.     SELISIH (DIFFERENCE)

Selisih A dan B adalah himpunan yang semua anggotanya merupakan anggota A tetapi bukan anggota B. Lambang dari selisih adalah –

Perhatikan himpunan berikut!
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10}
A = {1, 2, 3, 4, 5, 6}
B = {2, 4, 6, 8, 10}

Disebut selisih apabila anggotanya terdiri dari anggota himpunan A tetapi bukan anggota himpunan B.
Selisih dari  A – B = {1, 2, 3, 4, 5, 6} – {2, 4, 6, 8, 10} = {1, 3, 5}.
Selisih dari B – A = {2, 4, 6, 8, 10} – {1, 2, 3, 4, 5, 6} = {8, 10}.

4.        KOMPLEMEN (COMPLEMENT)


A komplemen adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota semesta pembicaraan tapi bukan anggota A. Bisa disimpulkan bahwa komplemen adalah yang bukan angota himpunan A. Lambang dari komplemen adalah Ac.

Perhatikan himpunan berikut
S = {1, 2, 3, 4, 5, 6}
A = {2, 4, 6}
Komplemen A adalah anggota yang bukan A. jadi, komplemennya adalah Ac = {1, 3, 5}.

Ac = {x|x A dan x є S}

Sekian postingan dari saya. Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar